Senin, 29 Oktober 2012

Jangan Meremehkan Orang lain Apa Lagi Pedagang

Maaf jika kita melihat pedagang seperti ini apa yg di benak kita
apakah kasian ataukah memalukan,

saya pernah bertemu dengan seorang dia selalu bilang sama saya,
saya kasihan dengan pedagang

tanya saya kenapa

jawab dia ya pagi dia kepasar siang dia berkeliling menjajakan daganganya sangatlah kasihan

tanya saya dari mana anda melihat kasihan ?

lihat saja sudah capek lelah belum lagi jika lagi sepi

tanya say lalu apa pendapat anda melihat orang seperti ini

jawab dia hanya kasian !?

baiklah mungkin saya terangkan mengenai pedagang mereka itu memang terlihat seperti itu karena memang itu usaha dia seperti belanja memasak dan keliling
namun perlu di ketahuai mereka itu lebih baik dari pada berbaju rapih tapi masih anak buah (pesuruh) hanya bedanya lebih rapih dan pedagang terlihat biasa2 saja
tapi mereka itu bukan tukang suruh dan mengharapkan (gaji)
mereka adalah seorang yg semangat dan mungkin memang saat ini susah mencari kerja sehingga mereka mencoba untuk berwira usaha

tanya say gaji kerja perbulan berapa paling kecil dan besar

jawab dia ya sekitar 2jtaan kebawah

tanya saya tarolah sekitar 1,5jtaan gajinya dan berarti yg di kumpulkan bila di itung harian berapa paling sekitar 50rb per hari itu belum tagihan atau pengeluaran

jawab dia ya betul dan paling yg sisa kalau di hitung ongkos dll paling sisa sekitar kurang lebih 500rb sisanya ya irit.

baik mari kita tanya si pedagang itu brpa penghasilan mereka,
ternyata jawab dia paling sepi 100rb rame 250rban,
itupun sudah dapat modal dan ketika saya tanya anaknya hampir semuanya kuliah belum lagi mereka punya setoran motor buat belanjanya

nah jika anda sudah bertanya langsung siapa yg sebenarnya kasihan....?

ini diskusi tdk di sengaja pada waktu saya bertemu seseorang yg maaf memang jiwanya bagus melihat orang inginya bantu dan selalu menolong

namun sangat disayangkan jika melihat pedagang yg di lihatnya kasihan makanya saya mencoba menjelaskan dengan langsung bertanya kpd pedagang

ternyata beliaupun kaget kata dia saya melihatnya mendorong gerobak dan bangun pagi2 di saat semua orang tidur pedagang sudah sibuk belum lagi ketika mendorong gerobak

ternyata di balik itu memang ada dorongan dan keutungan yg tdk bisa sy jalani karena memang saya hanya bs berkerja

buat saya ini adalah motivasi ternyata jangan melihat seorang terkesan kasihan ternyata mereka lebih maju dari sy

terima kasih mas dari berawal sy ketemu dan akhir ada sebuah pelajaran yg langsung sy tanya kpd orangnya

sama sama mas gak pa2 kita sebagai manusia yg harus selalu sosialisasi kpd siapapun agar kita selalu berbagi pengalaman dan pengetahuan terutama buat saya yg masih banyak kekurangan.

inilah sebuah pertemuan saya di jalan
terima kasih

MARI KITA BERPIKIR
selalu semangat dan optimis

mari kita berbagi pengalaman

oleh pedagang sukses mandiri
Penulis wawannuri abu sahl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar